Cara Mengatasi Gigitan Ular Berbisa dan Tidak Berbisa (Pertolongan Pertama)

On Tuesday, February 17th, 2015 Categories : Kesehatan
Advertisement

cara mengatasi gigitan ular berbisa Pertolongan Pertama Pada Gigitan Ular Berbisa Dan Tidak Berbisa – Digigit ular berbisa merupakan mimpi buruk bagi setiap para pejalan kaki, terutama bagi mereka yang sedang melakukan perjalanan melintasi alam bebas. Biasanya orang yang tergigit ular akan mengalami kepanikan disebabkan karena mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Jika anda tergigit ular, hal pertama yang harus anda lakukan adalah berusaha untuk tetap tenang dan jangan panik. Kebanyakan gigitan ular tidak menyebabkan hal yang berakibat fatal, karena tidak semua ular memiliki bisa. Tetapi penting bagi anda untuk mengetahui apakah gigitan ular tersebut berbisa atau tidak serta bagaimana cara mengatasinya dengan benar. Ada 2 metode yang akan kita bahas yakni cara mengatasi gigitan ular berbisa dan gigitan ular yang tidak berbisa, semuanya akan kita bahas satu-persatu di bawah ini :

A. Metode 1 : cara mengobati gigitan ular berbisa

  1. Memanggil panggilan darurat atau berteriak minta tolong kepada orang sekitar. Tidak semua gigitan ular mengandung bisa berbahaya, tetapi jika anda tergigit ular berbisa, sangat penting bagi anda untuk mendapatkan perawatan medis secepat mungkin. Entah itu dengan meminta bantuan para medis atau dengan segera dilarikan ke ruang UGD.
  2. Perhatikan dan Ingat penampilan ular, mengingat penampilan ular yang telah menggigit anda sangatlah penting, tujuannya supaya memudahkan para dokter untuk memberikan antivenom/penawar bisa ular yang tepat. Caranya cukup dengan melihat ular dari jauh, jangan mencoba untuk berjalan mendekati ular hanya untuk mendapatkan detail tampilan ular lebih banyak. Terkadang akibat stress karena tergigit ular membuat anda lupa bahkan tidak sempat untuk mengingat tampilan ular tersebut, anda bisa meminta bantuan teman atau orang sekitar untuk melakukannya, bisa dengan mengambil foto, mencatatnya dikertas, atau hanya dengan mengingatnya saja.
  3. Menjauh dari ular, Anda harus segera mungkin menjauh dari jangkauan ular supaya anda tidak tergigit untuk kedua kalinya oleh ular tersebut. Menjauhlah ke tempat yang lebih aman, yang jaraknya cukup jauh dari tempat anda digigit tadi. Yang perlu anda perhatikan, jangan berlari atau bergerak terlalu banyak karena hal itu akan membuat jantung anda memompa darah lebih cepat sehingga racun ular tersebut akan ikut menyebar dengan cepat ke seluruh tubuh anda.
  4. Diamlah sebisa mungkin. Jika anda sedang menunggu bantuan datang, tidurlah dengan cara berbaring dan mengambil napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Ingat, jangan bergerak terlalu banyak, bergeraklah seperlunya saja. Anda harus tetap berbaring diam untuk mencegah jantung memompa darah terlalu cepat. Kemudian jika bantuan sudah datang dan anda akan diangkut ke rumah sakit, masuklah ke dalam mobil dengan sangat hati-hati, kemudian duduk/berbaringlah dan tetap diam selama perjalanan.
  5. Lepaskan semua perhiasan. Perhiasan seperti kalung, cincin, gelang, jam tangan dan lainnya harus anda lepaskan segera mungkin, kerena gigitan ular dapat membuat bagian tubuh anda menjadi bengkak. Jika sudah bengkak, tentu anda akan sangat kesulitan untuk membukanya.
  6. Tutup bekas gigitan kemudian biarkan. Anda bisa menutup bekas luka gigitan tersebut dengan menggunakan kain/perban yang steril yang tersedia disekitar anda. Letakkan di bekas gigitan, Kemudian biarkan para dokter yang menanganinya lebih lanjut. Ada beberapa mitos yang beredar di masyarakat tentang apa yang harus kita lakukan disaat terkena gigitan ular, kebanyakan dari mitos tersebut hanya membuat keadaan menjadi tambah buruk. Berikut contoh mitos-mitos/langkah yang tidak boleh anda lakukan : menghisap racun keluar dengan menggunakan mulut, memotong kulit di sekitar gigitan, meletakkan es pada luka gigitan, dll
  7. Menerima antivenom/penawar bisa ular. Ular memiliki berbagai macam jenis racun, beberapa diantaranya mempengaruhi darah sedangkan yang lainnya mempengaruhi sistem saraf. Mendapatkan antivenom dengan dosis yang tepat ketika para medis datang merupakan cara yang paling efektif untuk menangani komplikasi yang diakibatkan oleh bisa ular.
  8. Menunggu saja. Jika kebetulan anda sedang berada di tengah padang gurun dan harapan para medis untuk datang dengan segera sangatlah kecil. Cara terbaik yang bisa anda lakukan adalah dengan membuat diri anda mendapatkan posisi senyaman mungkin dan menunggu sampai racun ular tersebut meninggalkan sistem tubuh anda. Karena dalam kebanyakan kasus, ular tidak menyuntikkan cukup racun untuk membuat gigitan yang berakibat fatal. Yang paling penting adalah anda harus tetap tenang, perasaan takut dan cemas jika digigit ular lagi sering menyebabkan terjadinya korban jiwa. Karena jantung menjadi berdebar-debar sehingga membuat racun menyebar menjadi lebih cepat.

B. Metode 2 : mengobati gigitan ular tidak berbisa

  1. Menghentikan pendarahan. Gigitan ular yang tidak berbisa memang terlihat tidak membahayakan kehidupan, tetapi mereka masih tetap membutuhkan perawatan dan pertolongan pertama untuk mencegah terjadinya infeksi. Perlakukan luka gigitan ular tidak berbisa sama seperti luka tusukan, caranya yaitu dengan membalut luka tersebut dengan menggunakan kain kasa atau perban yang steril, tujuannya supaya anda tidak kehilangan terlalu banyak darah. Ingat! Cara ini anda lakukan jika anda sudah benar-benar yakin bahwa gigitan yang anda dapatkan adalah dari ular yang tidak berbisa, jika anda masih ragu sebaiknya anda segera meminta bantuan para medis untuk penanganan ular berbisa
  2. Bersihkan luka dengan hati-hati. Cucilah luka gigitan dengan air bersih dan sabun selama beberapa menit. Kemudian bilas luka tersebut secara menyeluruh dengan lebih banyak air. setelah itu keringkan dengan kain kasa kering dan bersihkan kembali luka tersebut dengan cairan alkohol (jika ada)
  3. Oleskan Antibiotik, Oleskan tipis-tipis pada luka gigitan yang telah dibersihkan tadi. bisa menggunakan antibiotik alami/tradisional atau antibiotik yang dijual di toko-toko.
  4. Membalut luka, hal ini akan melindungi dan membantu mencegah terjadinya infeksi pada luka tersebut, anda perlu mengenali gejala-gejala infeksi seperti luka berubah menjadi kemerah-merahan, munculnya goresan,dll
  5. Segera hubungi dokter, silahkan tanyakan kepada dokter jika anda merasakan ada tanda-tanda munculnya infeksi pada luka atau jika anda membutuhkan suntikan tetanus.

Oke, begitulah cara mengatasi gigitan ular berbisa dan tidak berbisa, cara ini bisa anda gunakan sebagai pertolongan pertama pada gigitan ular berbisa maupun tidak berbisa lainnya seperti ular kobra, ular sanca, ular tanah, ular laut, atau hewan berbisa lainnya. Oke saya rasa pembahasannya sampai segitu saja , semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda semua. Terimakasih telah berkunjung πŸ™‚

Incoming search terms:

  • cara mengatasi gigitan ular
  • cara mengatasi gigitan ular berbisa
  • digigit ular
  • pertolongan pertama pada gigitan ular
  • cara mengobati gigitan ular
  • Cara menghilangkan bisa ular
  • cara mengobati gigitan ular berbisa
  • penawar bekas gigitan ular
  • pertolongan pertama digigit ular
  • cara mengobati digigit ular
Advertisement
Leave a Reply