Gejala Mata Minus dan Cara Mengatasinya (Wajib Baca)

On Sunday, November 22nd, 2015 Categories : Kesehatan
Advertisement

Gejala Mata MinusGejala Mata Minus – Apakah daya penglihatan anda akhir-akhir ini mulai kabur? Hati-hati, kemungkinan anda mengalami gejala mata minus.

Mata minus atau dikenal dengan istilah medis yang disebut dengan Miopia. Mata minus atau miopia ini merupakan gangguan pada daya penglihatan yang dapat disebabkan oleh karena terjadinya kesalahan pada bias umum yang dapat membuat penderitanya mengalami kesulitan untuk melihat dengan baik dan jelas pada Object yang jauh. Dengan kata lain, seseorang yang menderita mata minus tidak dapat melihat dengan jelas suatu Object pada jarak yang jauh, namun akan jelas jika dilihat dari jarak dekat.

Gangguan mata minus ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya yaitu :

  • Faktor genetik (keturunan)

Seseorang yang menderita gangguan mata minus, maka kemungkinan besar keturunannya pun akan mengalami hal yang sama.

  • Sering mengalami stres mata

Jika anda sering mengalami stres mata, maka resiko mengalami gangguan mata minus pun akan sangat tinggi. Stres mata ini biasanya dapat dialami oleh mereka yang sering melakukan aktivitas yang menggunakan daya penglihatan terlalu dekat seperti menonton televisi, komputer/laptop dan lain sebagainya.

 

Lalu, gejala apa saja yang dapat ditimbulkan pada penderita mata minus?

 

Berikut ini merupakan gejala-gejala mata minus, diantaranya yaitu :

  1. Daya penglihatan menjadi buram dan kabur

Gejala ini biasanya sering terjadi pada saat melihat Object yang jaraknya jauh, sehingga sebagian orang biasanya akan menyipitkan matanya agar dapat melihat dengan lebih jelas atau juga seseorang akan lebih mendekatkan pandangan pada Object yang akan dilihatnya.

  1. Sering merasa sakit kepala atau pusing

Bagi mereka yang memiliki gangguan mata minus, sering kali mereka merasa pusing dan sakit kepala. Hal ini dapat disebabkan oleh mata kita yang mengalami kelelahan dan ketegangan berlebih pada saat melihat suatu Object. Sehingga aliran darah yang akan menuju ke kepala akan mengalami penyumbatan.

  1. Penurunan daya penglihatan di malam hari

Seseorang yang mengalami mata minus akan sering kesulitan untuk melihat dengan jelas di malam hari, terutama pada saat berkendara di malam hari.

  1. Mendekati object

Pada saat seseorang yang memiliki gangguan mata minus ingin melihat secara jelas, biasanya mereka akan mendekati object yang ingin dilihatnya. Seperti hal nya pada saat menonton televisi, bermain game, membaca buku dan lain sebagainya.

  1. Sering berkedip atau mengucek mata

Kebiasaan ini sering kali dilakukan oleh mereka yang menderita mata minus dengan tujuan agar memperjelas daya penglihatan yang tampak kabur dan buram. Banyak orang yang masih belum mengetahui, jika melakukan kebiasaan mengucek mata itu sangat berbahaya, karena kebiasaan tersebut malah akan memperburuk daya penglihatan dan menyebabkan terjadinya kerusakan pada syaraf mata.

Selain gejala mata minus, tanda-tanda diatas juga dapat merupakan suatu gejala pada seseorang yang terindikasi menderita penyakit diabetes atau juga dapat menjadi indikasi awal terjadinya katarak pada mata.

 

Lalu, apakah penderita mata minus dapat diobati?

 

Cara Penanganan dan Pengobatan Mata Minus :

Cara yang paling umum dilakukan dalam mengatatasi gangguan penglihatan ini yaitu dengan mengenakan kacamata korektif atapun dengan mengenakan lensa kontak. Selain itu, cara penanganan pada penderita mata minus yaitu dengan melakukan prosedur operasi mata seperti LASIK. LASIK hanya bisa dilakukan hanya pada orang dewasa dan juga mereka yang menderita mata minus dengan tingkatan yang cukup tinggi. Tetapi, jenis pengobatan yang paling baik yaitu tergantung dari gaya hidup yang mereka jalani.

  1. Menggunakan kacamata atau lensa kontak

Penggunaan kacamata ataupun lensa kontak ini dapat membantu dalam mengurangi gejala yang di alami oleh penderita mata minus. Tetapi pemakaian alat tersebut hanya bersifat membantu, bukan mengobati ataupun menyembuhkan mata minus.

Kacamata ataupun lensa kontak sendiri terdiri dari beberapa jenis, sehingga penggunaan dari alat ini tidak bolehn sembarangan dan harus dengan resep dan anjuran dokter spesialis mata.

Berikut ini merupakan tiga jenis dari kedua alat tersebut, yaitu :

  • Jenis lensa astigmatik

Jenis lensa ini sangat cocok untuk penderita mata minus ataupun silindris.

  • Jenis lensa single

Yaitu jenis lensa yang dapat membuat penglihatan menjadi lebih jelas pada semua jarak.

  • Jenis lensa multifocal

Yaitu jenis lensa yang sangat baik untuk digunakan agar dapat melihat dengan baik pada berbagai jarak, lensa ini cocok untuk digunakan oleh mereka yang berusia diatas 40 tahun ataupun bagi mereka yang melakukan pekerjaan dengan membutuhkan daya penglihatan yang lebih jelas dan intensif.

 

  1. Operasi

Yaitu dengan melakukan tindakan operasi seperti LASIK. Jalan atau solusi ini tidak dapat dilakukan pada sembarang orang, hanya boleh dilakukan atas prosedur atau rujukan dari dokter spesialis yang menanganinya.

 

Apakah ada upaya untuk dapat mencegah mata minus?

Berikut ini merupakan beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah mata minus, diantaranya yaitu :

  • Hindari membaca buku, menonton televisi, bermain game, gadget terlalu dekat dan juga sambil tiduran.
  • Hindari penggunaan komputer dengan jarak pandang pada monitor terlalu dekat dan lama, sebaiknya sesekali alihkan pandangan pada object lain.
  • Sering melatih mata untuk melihat object dengan jarak yang jauh.
  • Rutin melakukan olahraga atau senam mata.
  • Perbanyak konsumsi makanan yang mengandung vitamin A.
  • Istirat yang cukup dan teratur.

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan mengenai gejala mata minus, semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan sampai jumpa.

Advertisement
Leave a Reply