Penyebab Kanker Serviks (Wajib Baca)

On Saturday, November 21st, 2015 Categories : Kesehatan
Advertisement

Penyebab Kanker ServiksPenyebab Kanker Serviks – Tahukah anda, apa penyebab kanker serviks? Kanker serviks ini berawal pada saat sel-sel sehat dalam tubuh mengalami mutasi genetik atau juga karena terjadinya perubahan pada DNA. Mutasi genetik tersebut yang kemudian dapat merubah sel normal menjadi abnormal. Setelah itu sel sehat akan mengalami pertumbuhan dan berkembang biak dengan kecepatan tertentu, sedangkan pada sel kanker dapat terjadi pertumbuhan dan perkembang biakan dengan kecepatan yang tidak dapat terkendali.

Perkembangan sel abnormal akan terus mengalami peningkatan dan akhirnya jumlahnya pun akan terus bertambah banyak, sehingga dapat menyebabkan terjadinya pembentukan tumor. Setelah itu sel kanker pun dapat menyerang jaringan yang berada disekitarnya, kemudian sel tersebut dapat berpindah tempat dan dapat menyebar keseluruh tubuh. Dunia medis menyebut proses ini dengan istilah metastasis.

Kanker serviks dapat disebabkan oleh penyakit HPV (Human Papilomavirus)

Terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan para kaum perempuan sangat beresiko terkena kanker serviks. Menurut dari hasil penelitian menunjukan jika kanker serviks ini dapat disebabkan oleh HPV. HPV ini merupakan satu golongan virus, virus ini terdapat lebih dari 100 jenis HPV.

Penyebaran virus HPV ini dapat terjadi pada saat melakukan hubungan seksual yang dimana terjadi kontak secara langsung dengan kulit kelamin pasangan, membrane mukosa ataupun pada saat terjadi proses pertukaran cairan dalam tubuh dan juga pada pelaku seks oral.

Pada saat setelah melakukan hubungan seksual, sekitar 33% kaum wanita dapat terkena infeksi HPV. Sebagian jenis virus HPV ini tidak akan menimbulkan gejala yang jelas pada penderitanya dan infeksi tersebut dapat hilang dengan sendirinya. Namun beberapa jenis virus HPV dapat menyebabkan timbulnya kutil pada alat kelamin, namun jenis HVP ini tidak dapat menyebabkan kanker serviks. Untuk jenis HPV yang dapat memicu resiko kanker serviks terdiri dari 15 jenis, Dua jenis diantaranya yaitu HPV 16 dan juga HPV 18. Kedua jenis HPV ini dapat menyebabkan 70% wanita terkena kanker serviks.

Untuk jenis HPV yang dapat menyebabkan kanker serviks, ternyata dianggap memiliki materi genetik yang dapat dipindahkan pada sel leher rahim. Sehingga materi tersebut dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kinerja sel dan pada akhirnya sel-sel kanker serviks tersebut akan mengalami perkembang biakan dengan kecepatan yang tidak terkendalikan. Proses inilah yang dapat memicu terjadinya pembentukan tumor dan kemudian dapat berubah menjadi kanker.

Status Prakanker (Cervical Intraepithelial Neoplasia)

Proses terjadinya kanker serviks ini dapat berlangsung cukup lama hingga bertahun-tahun, mulai dari sel sehat berkembang menjadi sel prakanker dan akhirnya dapat menjadi sel kanker. Proses inilah yang dikenal dengan Cervical Intraepithelial Neoplasia (CIN).

CIN merupakan suatu kondisi dimana terjadinya proses perubahan dari sel abnormal menjadi sel kanker. Kondisi ini memang tidak akan menyerang kesehatan seseorang secara tiba-tiba, namun akan langsung berubah menjadi sel kanker dikemudian hari. Resiko perubahan sel-sel CIN ini menjadi kanker memang terbilang sangat kecil, namun dokter akan tetap memantau perkembangan dan melakukan penanganan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya kanker serviks.

Tingkat perubahan pada sel abnormal ini dapat dibagi sesuai dengan tingkat keparahannya, yaitu :

  • CIN 1 : Kondisi seperti ini dapat terjadi pada saat perubahan sel-sel leher rahim masih sedikit, sehingga masih dapat dilakukan penanganan secara berkala karena biasanya sel-sel pada tahap CIN 1 dapat kembali normal dengan sendirinya.
  • CIN 2 : Pada kondisi ini biasanya tingkat keparahan mengalami peningkatan, sehingga dokter akan melakukan tindakan dengan mengangkat sel-sel abnormal.
  • CIN 2 : Sedangkan pada kondisi ini sel telah mengalami perubahan yang sangat abnormal namun masih belum positif kanker, maka dokter pun akan mengangkat sel-sel CIN 3.

Lalu, faktor apa saja yang dapat menyebabkan kanker serviks?

Berikut ini merupakan beberapa faktor yang dapat menyebabkan kanker serviks, diantaranya yaitu :

  1. Sering melakukan hubungan seks terlalu dini
  2. Sering melakukan seks bebas dengan berganti-ganti pasangan
  3. Wanita yang merokok sangat beresiko terkena kanker serviks karena kandungan kimia yang terdapat pada tembakau yang dapat muncul pada leher rahim.
  4. Sistem kekebalan pada tubuh yang lemah juga dapat meningkatkan resiko kanker serviks. Kondisi ini bisa saja dsebabkan oleh karena efek dari mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti imunosupresan, karena obat tersebut dapat membuat tubuh tidak menolak untuk dilakukan donor organ dari orang lain atau juga dapat disebabkan oleh karena terjangkit virus HIV/AIDS.
  5. Terlalu sering melahirkan anak, karena pada masa kehamilan leher rahim sangat rentan terkena infeksi HPV.
  6. Konsumsi pil KB yang terlalu lama

Proses penyebaran kanker serviks

Jika seseorang yang terkena kanker serviks tidak segera dilakukan diagnosa dan penanganan medis, maka secara perlahan sel kanker tersebut akan keluar dari leher rahim dan akhirnya akan menyebar pada organ dan juga jaringan tubuh yang lainnya seperti vagina, otot tulang panggul dan organ tubuh bagian atas sehingga dapat menyebabkan terhalangnya saluran yang mengalir dari organ ginjal menuju ke kandung kemih atau lebih dikenal dengan ureter. Selain itu, kanker ini juga dapat menyebar ke kandung kemih, rektum dan pada akhirnya dapat menuju ke organ hati, tulang dan juga paru-paru. Bahkan kanker ini pun dapat menjalar ke sistem limfatik. Sistem limfatik ini merupakan jaringan tubuh yang terdiri dari serangkaian nodus dan juga saluran yang dapat menjalar ke seluruh tubuh seperti hal nya pada sistem peredaran darah di dalam tubuh.

Nodus limfa sendiri mampu menghasilkan sel khusus yang cukup banyak dan sel tersebut sangat dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Pada saat anda terkena infeksi, maka nodus yang ada pada bagian leher ataupun pada bagian bawah ketiak akan mengalami pembengkakan. Sedangkan pada pasien yang menderita kanker serviks stadium akhir, maka nodus limfa yang berada di bagian dada dan juga perut dapat terkena infeksi kanker.

Untuk itu, jika anda tidak ingin terkena infeksi atau kanker serviks, sebaiknya anda melakukan pencegahan dengan memperhatikan beberapa penyebab kanker serviks yang telah saya informasikan diatas.

Semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan sampai jumpa.

Advertisement
Leave a Reply