Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (Pendarahan, Patah tulang, Lebam, dll)

On Wednesday, November 18th, 2015 Categories : Kesehatan

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan – Ketika terjadi sebuah kecelakaan dimanapun maka penting sekali untuk mendapatkan pertolongan pertama secara tepat. Karena bisa dibilang pertolongan pertama yang tepat akan memberikan efek yang sangat besar untuk tindakan lanjutan saat sudah berada di rumah sakit atau ditangan para dokter atau orang lain yang memiliki kapasitas untuk memberikan tindakan lanjutan. Karena pentingnya pertolongan pertama ini, maka sebenarnya setiap orang seharusnya mengetahui tentang bagaimana tata cara pertolongan pertama yang benar, namun untuk pembahasan yang lebih lengkap ada baiknya jika kita mengetahui terlebih dahulu tentang apa itu pertolongan pertama, apa tujuan pertolongan pertama dan hal-hal apa yang mesti dilakukan untuk melakukan pertolongan pertama.

Pertolongan pertama sendiri memiliki pengertian sebagai pemberian pertolongan segera kepada seorang penderita yang sedang sakit atau korban kecelakaan yang membutuhkan penanganan medis dasar untuk meminimalisir munculnya kecacatan atau bahkan hingga kematian. Pada dasarnya pertolongan pertama itu sendiri memiliki tujuan untuk menyelamatkan jiwa penderita atau korban, mencegah munculnya cacat serta memberikan rasanya nyaman dan juga menunjang proses penyembuhan dari si penderita atau korban. lalu siapa saja yang boleh melakukan pertolongan pertama? Pada dasarnya hampir semua orang boleh memberikan pertolongan namun biasanya diklasifikasikan menjadi 3 ; yaitu orang awam, penolong pertama dan juga tenaga khusus atau terlatih. Selanjutnya orang tersebut, tentunya juga harus memiliki kualifikasi tertentu agar bisa melakukan tindakan pertolongan pertama secara tepat yaitu minimal memiliki ilmu pengetahuan medis dasardan tentunya harus dipastikan juga bahwa penolong tersebut tidak akan menjadi korban berikutnya. Sehingga tentunya ia tidak boleh merasa panik saat melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan.

A. Setelah secara personal dirasa siap maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah :

1. Menilai keadaan.

Keadaan yang dimaksud disini tentunya keadaan kejadian tersebut apakah aman atau tidak, jika dirasa belum aman maka tentunya harus dievakuasi ke tempat yang aman terlebih dahulu

2. Meminta ijin dan memperkenalkan diri.

baru setelah aman maka baru meminta ijin khususnya bagi penderita, namun jika penderita tidak sadar bisa meminta ijin kepada orang didekatnya. Penting setelah meminta ijin untuk memperkenalkan diri penolong jika memang dirinya belum dikenal di tempat kejadian.

3. Menggunakan APD (Alat perlindungan Diri )

Penting untuk menggunakan APD seperti masker, sarung tangan latex, kacamata dan lain sebagainya, karena kita tidak akan tahu apakan korban yang kita tolong tersebut memiliki penyakit yang mematikan atau tidak.

4. Penilaian Dini.

Setelah semua dirasa siap maka selanjutnya dilakukanlah penilaian dini. Dalam melakukan penilaian dini langkah awal yang harus dilakukan adalah melihat kesan umumnya apakah ada cedera yang sangat parah atau tidak, baru setelah itu memeriksa responnya apakah ia dalam keadaan sadar atau tidak. Kemudian selanjutnya dilakukan pemeriksaan untuk memastikan jalan napas, denyut nadi, detak jantung aman atau tidak. Setelah dirasa aman, jika memungkinkan segera hubungi bantuan.

5. Penilaian fisik

Setelah penilaian dini selesai maka baru dilakukan penilaian fisik yang menyeluruh mulai dari ujung kepala hingga ujung kaki. Pemeriksaan ini terdapat 3 cara yang dapat dilakukan yaitu dengan melihat, meraba dan mendengar. Begitu melihat luka yang ada maka selanjutnya dilakukan penanganan dengan benar. Beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan pemeriksaan fisik adalah adanya perubahan bentuk, luka yang terbuka, nyeri dan juga bengkak.

6. Pemeriksaan tanda vital dan riwayat penderita atau korban.

Setelah semuanya selesai termasuk luka yang ada, maka selanjutnya yang harus dilakukan adalah dengan memeriksa tanda-tanda vital yang ada meliputi Frekuensi nadi, frekuensi napas, tekanan darah dan juga suhu tubuh. setelah itu penting juga untuk melakukan beberapa wawancara singkat saat dilakukan pemeriksaan. Beberapa pertanyaan yang hendaknya dilakukan adalah keluhan utama dengan melihat tanda dan gejalanya, obat-obatan yang diminum, makanan atau minuman terakhir yang dikonsumsi, penyakit apa yang diderita, alergi apa yan dimiliki, dan yang terakhir kejadian munculnya kecelakaan tersebut.

7. Pelaporan dan serah terima.

Jika kebetulan ternyata korban kecelakaan yang kita temukan dalam keadaan parah dan harus merujuknya ke rumah sakit maka penolong Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan harus melaporkan kepada pihak rumah sakit secara detail meliputi umur, jenis kelamin, keluhan utama, tingkat responnya, keadaan vitalnya, dan segala hal-hal yang telah anda ketahui melalui wawancara yang telah dilakukan sebelumnya. Penting juga untuk melakukan serah terima dengan benar kepada pihak Rumah Sakit dan juga keluarga korban.

 

B. 7 JENIS PERTOLONGAN PERTAMA

Terdapat beberapa kecelakaan yang seringkali terjadi di sekitar kita. untuk itu kami berikan sedikit pedoman untuk melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan. Namun tatalaksana dasar seperti yang tertulis diatas tetap harus dilakukan terlebih dilakukan. Baru setelah penanganan-penangan pertolongan pertama berikut ini dapat dilakukan.

1. Perdarahan

Perdarahan atau yang lebih mudahnya kita kenal dengan luka yang diakibatkan karena adanya rudapaksa, maka saat melakukan pertolongan pertama hal yang harus dilakukan adalah dengan menghentikan perdarahan tersebut terlebih dahulu dengan cara dibalut. Sebelum membalutnya tentu saja luka tersebut harus dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan air bersih. Prioritaskan untuk luka yang mengeluarkan banyak darah.

2. Lebam

Untuk luka lebam, yang harus dilakukan adalah dengan mengkompresnya dengan menggunakan air dingin atau es. Karena lebam bisa jadi merupakan tanda adanya patah tulang, maka hendaknya berhati-hati.

3. Patah tulang

Untuk kecelakaan yang menyebabkan patah tulang, satu hal yang harus diperhatikan adalah jangan mengubah posisi tulang yang dipastikan mengalami patah meskipun sedikit. Tetap jaga kondisi tulang tersebut sama seperti ketika pertama kali ditemukan. Untuk menjaga posisinya tidak bergeser, maka gunakan bidai untuk membalutnya.

4. Syok

Atau mungkin lebih mudahnya kita sebuat sebagai pingsan atau tidak sadarkan diri, pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah dnegan membawanya ke tempat yang teduh dan aman. Tidurkan dalam posisi terlentang dalam keadaan rileks. Lalu posisikan kaki lebih tinggi daripada kepala. Penting juga untuk melonggarkan pakaian. Saat belum sadar jangan dipaksakan untuk diberi minum atau makanan. Untuk mempercepat kesadaran dapat diberikan bau-bauan yang menyengat seperti alkohol atau minyak angin.

5. Luka bakar

Ketika menemukan luka bakar, aliri luka bakar tersebut dengan menggunakan air yang mengalir. Jangan sekali-kali mengolesinya dengan kecap atau pasta gigi karena malah akan memperparah luka bakarnya. Baru setelah itu oleskan obat yang memang diperuntukkan untuk luka bakar.

6. Sesak napas.

Satu hal yang seringkali terjadi adalah sesak napas. Untuk melakukan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan ketika tiba-tiba ia terkena sesak napas. Maka posisikan korban dalam keadaan setengah duduk dan setengah tidur dan kemudian tenangkan si penderita. Baru selanjutnya tanyakan apakah ia membawa obat sesak napas atau alat yang membantu sesak napas seperti inhaler.

Semoga artikel Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan diatas bermanfaat untuk anda, terimakasih telah berkunjung πŸ™‚

Incoming search terms:

  • Tiga langkah yang harus dilakukan dalam penyelamatan korban akibat kecelakaan patah tulang
  • 3 langkah penyelamtan patah tulang kaki
  • Pendarahan dan patah tulang yaitu
  • mewawancarai orang sedang sakit patah tulang kepada orang lain
  • mengatasi pendarahan pada tangan yg patah
  • langkah tepat menangani patah tulang akibat kecelakaan
  • halhal yg harus diperhatikan pada saat melakukan pertolongan
  • cara mengatasi kaki lebam dengan pendarahan setelah kecelakaan
  • cara memastikan keluhan utama saat kecelakaan dan tidaksadarkan diri
  • Ya siap untuk pertolongan pertama kali
Leave a Reply